Pindah Rumah

26Feb08

Salah satu sahabat saya berhasil pindah dari Pondok Mertua Indah ke rumahnya sendiri.Hmmm dia jadi sangat sibuk ngurus segala sesuatunya sendiri, karena sekarang nyonya rumahnya dirinya sendiri. Saya juga sering bertanya ,hmmm kapan yah bisa punya rumah sendiri ? Suami saya sampai sekarang tidak berniat pindah dari rumah orangtuanya. Dan pada awalnya saya memang risih namun lama kelamaan rasanya saya mulai bertoleransi dengan keinginannya untuk tetap tinggal bersama orangtuanya. Daripada saya berpikiran negatif dan memaksakan ego untuk menjadi “Nyonya Rumah” , saya cenderung untuk berkompromi dan berpikiran Positif . Tinggal di rumah mertua memang membuat pengeluaran kami tidak terlalu besar ,karena listrik,telpon,bahkan transpor masih ditanggung orang tua. Anak saya juga ada yang bantu jaga, namun negatifnya Cayleen jadi manja dan cenderung dituruti keinginannya oleh kakek neneknya. Dan yang pastinya dalam membesarkan anak ,mertua saya cukup turut campur, well selama masih baik ,saya rasa ok-ok saja. Sahabat saya sempet secara tidak langsung bilang saya “Bego” karena tidak memaksakan keinginan untuk punya rumah Sendiri.  Well sebenarnya saya sedikit tersinggung, cuman saya rasa belum waktunya juga saya jadi “Nyonya Rumah”



No Responses Yet to “Pindah Rumah”

  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: