Cellular Phone for Children Yay or Nay ?

31Agu16

Anak saya yang paling besar tahun ini berusia 11 tahun, ketika kelas 3 SD dia diberikan Handphone lungsuran kakeknya yang hanya bisa nelpon dan sms. Lalu ketika kelas 4 dia diberikan handphone bb  lungsuran dari papa . Saya percaya anak saya tidak mencari yang aneh aneh di internet tapi dia sangat suka anime dan nontonin youtube berjam jam. Saya dan papanya merasa kurang nyaman dengan sikapnya yang semakin egois dan seringkali marah marah apabila diingatkan sudah terlalu lama bermain hp. Akhirnya ketika pertengahan kelas 5 papanya memutuskan untuk menyita Hpnya. Saya menyadari takutnya peer presseure bagi dia jadi tidak bisa eksis di instagram seperti temannya dan tidak bisa chat di whatssap grup kelasnya. Tapi saya melihat perubahan positif , anak saya lebih konsentrasi belajar dan dia masih bisa nonton anime di animax , meskipun masih sering egois dengan adiknya setidaknya dia tidak menghabiskan berjam jam dengan handphonenya. Dan ketakutan saya anak dengan peer pressure ternyata tidak terbukti.So untuk sementara saya dan suami say Nay to handhone for our kids under 12 years old.

 



No Responses Yet to “Cellular Phone for Children Yay or Nay ?”

  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: